Perjalanan Steve Jobs yang Meninggalkan Apple dan Mendirikan NeXT

Perjalanan Steve Jobs yang Meninggalkan Apple dan Mendirikan NeXT

Share

Sobat Caps, dalam artikel kali ini kita akan membahas perjalanan ikonik Steve Jobs yang meninggalkan Apple pada tahun 1985 dan pendirian NeXT. Kedua momen ini memainkan peran penting dalam sejarah teknologi modern dan memiliki dampak yang kuat dalam perkembangan industri.

Awal Mula Konflik di Apple dan Kepergian Steve Jobs

Pada tahun 1985, Steve Jobs, salah satu pendiri Apple bersama Steve Wozniak, mengambil keputusan besar untuk meninggalkan perusahaan yang telah ia bantu membangun. Kepergian ini tidak terjadi tanpa alasan.

Jobs mengalami konflik dengan John Sculley, CEO yang ia rekrut dari Pepsi, dan dewan direksi Apple. Konflik ini mencapai puncaknya, mendorong Jobs untuk memulai petualangan baru.

Fakta-Fakta Penting Kepergian Steve Jobs dari Apple

Tangal Kepergian Jobs adalah pada 16 September 1985. Sebelum meninggalkan Apple, Jobs menjual saham AAPL miliknya senilai $21.43 juta.

YouTube: Jobs official

Setelah pergi, Jobs tidak hanya merenung, ia melangkah maju dengan mendirikan NeXT Inc., sebuah langkah yang akan mengubah arah kehidupannya dan dunia teknologi.

NeXT: Inovasi yang Melampaui Zaman

NeXT tidak hanya sebuah perusahaan, tetapi juga mimpi Steve Jobs untuk menciptakan komputer yang mendorong batas-batas teknologi. Dengan fokus pada pasar pendidikan tinggi dan bisnis, Jobs dan timnya membawa ide-ide inovatif ke dalam NeXT.

Baca Juga: Peluncuran Apple I dan Inovasi Teknologi Personal oleh Apple

Meskipun tidak selalu mulus, NeXT memberikan sumbangan berharga bagi kemajuan teknologi.

Pencapaian NeXT dan Pengaruhnya Terhadap Industri

NeXT Computer tidak hanya sekadar produk. Desain elegan dan sistem operasi yang canggih menarik perhatian banyak pihak. Lebih dari itu, pengaruh NeXT meluas hingga ke industri lain. Sistem operasi yang dikembangkan NeXT menjadi fondasi bagi OS X, yang mengubah wajah komputasi modern.

Kembali ke Apple: Steve Jobs sebagai iCEO

Pada tahun 1997, Steve Jobs kembali ke pangkuan Apple sebagai CEO sementara. Kembalinya Jobs membawa angin segar bagi Apple yang saat itu sedang berjuang. Dengan visi yang jelas dan keberanian untuk berinovasi, Jobs memimpin Apple menuju kesuksesan baru.

Langkah Strategis Steve Jobs Setelah Kembali ke Apple

Jobs tidak hanya sekadar kembali, tetapi juga membawa perubahan besar bagi Apple. Fokus pada pengembangan produk dengan desain inovatif menjadi landasan keberhasilan perusahaan.

Selain itu, integrasi antara perangkat keras dan perangkat lunak menjadi kunci strategis Apple di bawah kepemimpinan Jobs.

Kesimpulan: Warisan Steve Jobs

Perjalanan Steve Jobs adalah cerita tentang keberanian, inovasi, dan visi yang tak terbatas. Kepergiannya dari Apple dan pendirian NeXT adalah bukti bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kamu memiliki tekad yang kuat.

Melalui kisahnya, kita belajar bahwa tantangan adalah kesempatan untuk berkembang, dan bahwa kegigihan adalah kunci menuju kesuksesan.

0