Background

Banner Iklan Top

02da4f4f 12cd 48ad 99f6 b26695c7222c 169
trending_flat
Kemenperin Ungkap Efek Deal Trump-RI ke Perubahan TKDN-Investasi Apple

[ad_1] Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah tengah menggodok aturan baru mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) setelah adanya kesepakatan dengan pemerintah Amerika Serikat mengenai tarif impor. Saat ini pemerintah tengah menggodok lebih detil mengenai besaran dan skema barunya."Nanti pun dari Pak Menteri sendiri akan launching reformasi TKDN-nya. Tapi tertanggal ini ditunggu saja dari kapannya. Tapi yang pasti kami akan membuat TKDN itu pasti tetap sih dari kami, tetap ada," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemenperin Alexandra Arri Cahyani, Senin (28/7/2025).Nantinya aturan tersebut bakal berbentuk Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin). Di dalamnya bukan hanya mengatur aturan dengan Amerika Serikat (AS), namun juga dengan negara lain atau semua negara"Menyesuaikan dengan aturan baru dan juga dimodifikasi dengan disesuaikan," sebut Alexandra."Secara keseluruhan. Tidak, bukan AS saja. Kan produk lain juga banyak. Jadi ini sebenarnya kalau kita hanya tetap terpaku sama satu AS kan diskriminasi namanya," […]

image 20250114095145
trending_flat
Ekonom: Persepsi Dunia ke RI Buruk Efek Proteksionis ke Apple

[ad_1] Bloomberg Technoz, Jakarta - Kebijakan proteksionis yang diambil pemerintah Indonesia dalam negosiasi dengan Apple, melalui regulasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), dapat memicu kekhawatiran terkait persepsi investor global terhadap iklim investasi di Indonesia.  Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menyebut langkah ini dapat berpotensi mengurangi daya tarik Indonesia dibandingkan negara di wilayah yang sama yakni Asia Tenggara, seperti Vietnam dan Malaysia.   "Jika kita ingin menarik investasi berkualitas, kita harus berusaha keras memperbaiki iklim investasi kita, tidak ada cara lain. Upaya seperti yang dilakukan terhadap Apple, yang terkesan memaksa, berpotensi memperburuk persepsi kita di mata investor global, khususnya bidang teknologi," jelas Wijayanto kepada Bloomberg Technoz dilansir Selasa (14/1/2024).  Oleh karenanya, Wijayanto menjelaskan, fleksibilitas dalam nilai investasi awal perlu dipertimbangkan asalkan Apple menunjukkan komitmen untuk meningkatkan investasi secara bertahap.  "Terkait Apple, saya rasa nilai investasi awal bisa lebih fleksibel, asal ada […]

Bannet Iklan Mid

Login to enjoy full advantages

Please login or subscribe to continue.

Go Premium!

Enjoy the full advantage of the premium access.

Stop following

Unfollow Cancel

Cancel subscription

Are you sure you want to cancel your subscription? You will lose your Premium access and stored playlists.

Go back Confirm cancellation