Background

Banner Iklan Top

43e71e54 dc64 4a66 b1e8 a0d2e90f3ce5 169
trending_flat
Wall Street Pesta Pora, Nilai Apple Cs Naik Rp 13.000 T dalam 24 Jam

[ad_1] Jakarta, CNBC Indonesia- Bursa Saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, berpesta pora pada perdagangan Senin (12/5/2025) atau Selasa dini hari waktu Indonesia (13/5/2025). Lonjakan saham ditopang optimisme semakin dekatnya kesepakatan dagang China dan AS.Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1.160,72 poin atau 2,81%, dan ditutup di 42.410,10.Indeks S&P 500 terbang 3,26% menjadi 5.844,19, membukukan kenaikan lebih dari 20% sejak posisi terendah intraday di April ketika pesimisme tarif memuncak. Indeks acuan ini telah memangkas kerugiannya sepanjang tahun menjadi hanya 0,6%.Indeks Nasdaq Composite melesat 4,35% dan ditutup di 18.708,34, seiring kesepakatan awal dengan China mendorong saham teknologi yang terkait dengan negara tersebut - seperti Tesla dan Apple - melonjak. Ini adalah hari terbaik sejak 9 April untuk ketiga indeks utama tersebut.Dikutip dari CNN International, Amerika Serikat dan China sepakat pada hari Senin untuk mengurangi secara drastis tarif atas barang masing-masing selama […]

buka bukaan kemenperin soal nilai riil investasi apple 169
trending_flat
Apple Berencana Bangun Pabrik di Batam Senilai 1 Miliar Dolar: Kementerian Perindustrian Buka Suara

Pabrik Apple di Batam - Apple, perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat, dikabarkan berencana membangun pabrik di Batam dengan investasi mencapai 1 miliar dolar AS atau sekitar 16,18 triliun rupiah. Pabrik ini akan difokuskan untuk memproduksi AirTag, salah satu aksesoris populer iPhone. Menanggapi kabar ini, Kementerian Perindustrian pun buka suara mengenai potensi dampak dan peluang investasi dari proyek besar ini. Rencana Apple Membangun Pabrik di Batam Kabar mengenai ekspansi Apple ke Indonesia tentu menjadi perhatian besar, baik bagi industri dalam negeri maupun pasar global. Jika proyek ini terealisasi, Indonesia akan menjadi salah satu negara di Asia yang mendapatkan kepercayaan untuk memproduksi komponen penting Apple. Menurut laporan yang beredar, pabrik ini nantinya akan memproduksi AirTag, aksesoris berbasis teknologi pelacakan yang membantu pengguna melacak barang mereka melalui Find My Network. AirTag menjadi salah satu produk Apple yang mendapat popularitas tinggi di pasar […]

image 20250108162500
trending_flat
Kemenperin: Nilai Investasi Pabrik AirTag Apple Hanya US$200 Juta

[ad_1] Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut bahwa perkiraan nilai investasi Apple untuk membangun pabrik AirTags di Batam hanya sebesar US$200 juta, atau sekitar Rp3,25 triliun (asumsi kurs saat ini). Perkiraan tersebut berdasarkan hasil asesmen teknokratis internal yang dilakukan Kemenperin. Dengan demikian, hasil itu menunjukkan total nilai investasi Apple tersebut masih jauh dari US$1 miliar (Rp16 triliun). "Berdasarkan assessment teknokratis kami, nilai riil investasi pabrik AirTag Apple di Batam hanya US$200 juta," ujar Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arief dalam siaran resminya, dikutip Kamis (23/1/2025). Sera terperinci, Febri mengatakan, komponen proyeksi nilai ekspor dan biaya pembelian bahan baku tidak dapat dimasukkan sebagai capex (capital expenditure) investasi. Nilai investasi, kata dia, hanya dapat diukur dari capex yang terdiri dari pembelian lahan, bangunan, dan mesin/teknologi, yang mampu mendukung jalannya operasional pabrik ke depan. [ad_2] Source link

Sindir Apple nilai investasi Samsung dan Xiaomi
trending_flat
Sindir Apple nilai investasi Samsung dan Xiaomi di Indonesia US$ 100 juta

Sindir Apple nilai investasi Samsung dan Xiaomi di Indonesia Perindustrian (Kemenperin) Indonesia baru-baru ini memberikan pernyataan menarik terkait nilai investasi yang ditawarkan oleh Apple di Indonesia. Apple diketahui menawarkan investasi sebesar US$ 100 juta untuk dapat menjual iPhone 16 di Indonesia. Namun, tawaran ini dinilai belum memenuhi kriteria keadilan dari sisi pemerintah Indonesia. Sebagai perbandingan, Kemenperin menyoroti kontribusi perusahaan lain seperti Samsung dan Xiaomi, yang telah memberikan investasi jauh lebih besar di tanah air. Lantas, bagaimana komitmen Apple dan dampaknya pada industri elektronik Indonesia? Simak pembahasannya berikut ini. Komitmen Investasi Apple yang Belum Terpenuhi Sejak beberapa waktu lalu, produk terbaru Apple, iPhone 16, belum mendapatkan sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang diperlukan untuk dijual di Indonesia. Salah satu alasan utama adalah Apple belum melunasi komitmen investasi sebelumnya di Indonesia. Apple memiliki kewajiban untuk berinvestasi dalam jumlah yang signifikan sebagai […]

Bannet Iklan Mid

Login to enjoy full advantages

Please login or subscribe to continue.

Go Premium!

Enjoy the full advantage of the premium access.

Stop following

Unfollow Cancel

Cancel subscription

Are you sure you want to cancel your subscription? You will lose your Premium access and stored playlists.

Go back Confirm cancellation