Background

Banner Iklan Top

foto kolase ceo tesla elon musk dan ceo openai sam altman 1746597278449 169
trending_flat
Elon Musk Mengamuk, Blak-blakan Tunjuk Apple dan OpenAI

[ad_1] Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan rintisan kecerdasan buatan (AI) milik Elon Musk, xAI, menggugat Apple dan OpenAI pada Senin (25/8). Dalam gugatan tersebut, Apple dan OpenAI dituduh melakukan skema antipersaingan untuk menghambat rival di industri AI.Dalam dokumen gugatan yang diajukan bersama platform media sosial X, Musk menyebut Apple dan OpenAI telah berkolusi untuk mempertahankan monopoli di pasar smartphone dan AI generatif. Startup xAI sendiri mengakuisisi X pada Maret lalu lewat transaksi berbasis saham.Gugatan itu menuding Apple menurunkan peringkat aplikasi super dan pesaing chatbot AI generatif, termasuk Grok milik xAI, di App Store. Sebaliknya, Apple justru memberi keuntungan bagi OpenAI dengan mengintegrasikan ChatGPT ke dalam produk-produknya."Dalam upaya putus asa melindungi monopoli smartphone-nya, Apple telah bergabung dengan perusahaan yang paling diuntungkan dari upaya menekan persaingan dan inovasi AI: OpenAI, monopolis di pasar chatbot AI generatif," tulis gugatan yang didaftarkan di Pengadilan Distrik AS […]

Elon Musk mengkritik AI Apple dalam pertemuan teknologi
trending_flat
Elon Musk Kecam AI Apple: Kritik, Dampak, dan Masa Depan AI yang Bertanggung Jawab

Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX serta pendiri perusahaan riset AI, xAI, adalah salah satu tokoh teknologi yang vokal mengenai kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI). Belakangan ini, kritik Musk terhadap teknologi AI yang dikembangkan oleh Apple menarik perhatian publik dan media. Artikel ini membahas pandangan Musk terhadap AI, khususnya terkait teknologi AI Apple, serta dampaknya pada masa depan AI yang bertanggung jawab. - Elon Musk Kecam AI Apple Latar Belakang Kritik Elon Musk terhadap AI Elon Musk memiliki pandangan kritis mengenai perkembangan teknologi AI. Ia telah lama mengungkapkan kekhawatirannya bahwa AI berpotensi menjadi ancaman serius bagi peradaban manusia jika tidak dikendalikan dengan baik. Musk melihat bahwa AI yang terlalu canggih tanpa kontrol dapat membahayakan umat manusia. Kekhawatiran ini mendorong Musk mendirikan OpenAI pada tahun 2015, yang bertujuan untuk memastikan AI berkembang secara aman dan bermanfaat bagi seluruh umat manusia. […]

Bannet Iklan Mid

Login to enjoy full advantages

Please login or subscribe to continue.

Go Premium!

Enjoy the full advantage of the premium access.

Stop following

Unfollow Cancel

Cancel subscription

Are you sure you want to cancel your subscription? You will lose your Premium access and stored playlists.

Go back Confirm cancellation