Background

Banner Iklan Top

americas summit 169
trending_flat
Janda Pencipta iPhone Beli Rumah Rp 1,1 Triliun, Ini Penampakannya

[ad_1] Jakarta, CNBC Indonesia - Laurene Powell Jobs, janda miliarder pendiri Apple Steve Jobs membeli rumah termahal dalam sejarah San Francisco.Powell dilaporkan menghabiskan hingga US$70 juta (Rp 1,1 triliun) untuk sebuah rumah dengan pemandangan Jembatan Golden Gate.Ia membeli properti di Pacific Heights, yang diapit oleh rumah-rumah milik miliarder lain seperti mantan CEO Oracle, Larry Ellison dan desainer Apple Jonathan Ive.Rumah yang dibangun pada tahun 1916 itu memiliki luas sekitar 17.000 kaki persegi. Pemilik sebelumnya adalah Sloan Lindemann Barnett, putri seorang miliarder, dan pasangannya Roger Barnett, yang mengelola perusahaan suplemen kesehatan.Menurut sumber yang mengetahui soal jual beli rumah tersebut, mereka awalnya mematok harga jual lebih dari US$100 juta. Keluarga Barnett membeli properti itu seharga US$ 33 juta pada tahun 2011.Rumah yang dibeli oleh Laurene Powell Jobs, dibangun pada tahun 1916, luasnya sekitar 17.000 kaki persegi (Ist/Google )Tahun 2020, rumah tersebut digambarkan bergaya Spanyol dua lantai […]

image 20250122124051
trending_flat
Pekerjaan Rumah RI Perbaiki Iklim Investasi Demi Gaet Apple

[ad_1] Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesia dinilai perlu memperbaiki iklim investasi, alih-alih hanya melakukan negosiasi, untuk menggaet investasi Apple di dalam negeri. Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin mengatakan pada dasarnya perbaikan iklim investasi bisa dilakukan melalui tiga hal, yakni perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan perbaikan regulasi. "Kalau kita ingin memperbaiki iklim investasi, tiga-tiga itu harus dijalankan," ujar Wijayanto dalam agenda Evaluasi Kritis 100 Hari Pemerintahan Prabowo Bidang Ekonomi, dikutip Minggu (26/1/2025). Namun, Wijayanto menyoroti perbaikan infrastruktur dan kualitas SDM membutuhkan waktu, sementara hal yang bisa dilakukan dengan segera dengan biaya rendah adalah perbaikan regulasi. "[Perbaikan regulasi] rasanya masih belum optimal. Apalagi dengan sinyalemen makin kuatnya oligarki, sehingga mereka bisa mengatur-atur regulasi pemerintah, situasi menjadi sangat menantang," ujarnya. [ad_2] Source link

Bannet Iklan Mid

Login to enjoy full advantages

Please login or subscribe to continue.

Go Premium!

Enjoy the full advantage of the premium access.

Stop following

Unfollow Cancel

Cancel subscription

Are you sure you want to cancel your subscription? You will lose your Premium access and stored playlists.

Go back Confirm cancellation