Background

Banner Iklan Top

presiden as donald trump dan presiden korea selatan lee jae myung tangkapoan layar videoreuters 1756.png; charset="utf 8"
trending_flat
Trump Turun Gunung Usai Google dan Apple Dipalak Habis-habisan

[ad_1] Jakarta, CNBC Indonesia - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan berbagai negara di dunia masih terus berlangsung, bahkan memanas. Salah satunya antara AS dengan Eropa.Eropa diketahui sedang memperketat aturan terhadap raksasa teknologi asal AS seperti Apple dan Google. Aturan tersebut terkait praktik monopoli raksasa teknologi, yang berujung pada hukuman denda.Presiden AS Donald Trump turun gunung untuk membela Apple dan Google. Pada akhir pekan lalu, Trump mengancam akan meluncurkan investigasi perdagangan untuk membatalkan denda yang disebut 'diskriminatif' dari Eropa terhadap Google dan Apple."Kita tidak bisa membiarkan hal ini terjadi pada perusahaan AS yang menakjubkan. Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Jika hal ini terjadi, saya akan terpaksa memulai proses hukum Pasal 301 untuk membatalkan denda tidak adil yang dikenakan kepada Perusahaan-Perusahaan AS Pembayar Pajak ini," tulis Trump di Truth Social, dikutip dari CNBC International, Senin (8/9/2025).Ancaman tersebut ia sampaikan beberapa […]

apple showcase 1744523113729 169
trending_flat
Nasib Harga iPhone Usai Apple Setuju Bangun Pabrik di Amerika

[ad_1] Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintahan Donald Trump berhasil menekan Apple untuk meningkatkan fasilitas manufakturnya di Amerika Serikat (AS). Apple mengumumkan penambahan investasi dari US$500 miliar menjadi US$600 miliar selama 4 tahun ke depan di AS. CEO Apple Tim Cook mengatakan Apple berkomitmen untuk lebih mengoptimalkan rantai pasok global dengan memperbesar peran AS. Kendati demikian, penambahan investasi baru ini belum secara gamblang disebut untuk membangun pabrik iPhone. Wacana pembangunan pabrik iPhone di AS sudah lama menjadi sorotan. Bahkan, sejak era kepemimpinan Barrack Obama. Namun, selama ini Apple masih bisa 'mangkir' dan mengandalkan rantai pasokan di China. Belakangan, Apple mulai meningkatkan diversifikasi produksi iPhone di negara-negara lain seperti India. China mulai ditinggalkan karena ancaman tarif tinggi dari Trump. Namun, pemindahan fasilitas produksi Apple dari China ke India belum bisa memuaskan Trump. Bahkan, Trump mengancam akan menerapkan tarif tambahan 25% untuk iPhone […]

apple china 169
trending_flat
Apple Suntik Mati iPhone 13 dan iPhone 15 Pro Max Usai Rilis iPhone 16

[ad_1] Jakarta, CNBC Indonesia - Apple baru mengumumkan kehadiran iPhone 16, iPhone 16 Plus, iPhone 16 Pro, dan iPhone 16 Pro Max. Setelah peluncuran seri iPhone baru, Apple, seperti tahun-tahun sebelumnya, menghentikan beberapa produksi model lama.Ada tiga varian iPhone lawas yang dihentikan produksinya yaitu iPhone 13, iPhone 15 Pro, dan iPhone 15 Pro Max. Ketiganya sudah tidak dijual lagi di toko resmi dan toko online Apple. Konsumen mungkin masih bisa mendapatkannya melalui toko ritel jika persediaan masih ada.iPhone 13 merupakan varian iPhone paling tua yang ada saat ini, kecuali iPhone SE generasi ketiga, jadi wajar jika ponsel itu disuntik mati.iPhone 13 merupakan perangkat yang menandai tonggak penting bagi jajaran ponsel raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino itu. iPhone 13 adalah model terakhir yang menyertakan SIM fisik.Ia juga menjadi model terakhir yang hadir dalam versi mini. Dirancang sebagai alternatif, iPhone 13 mini […]

99151 prabowo bertemu tim cook ceo apple tim cook prabowo subianto
trending_flat
Bos Apple Kesal Usai Prabowo Larang Penjualan iPhone 16, Kini Tak Mau Menyebut Indonesia

[ad_1] Suara.com - Polemik larangan penjualan iPhone 16 di Indonesia terus berlanjut. Langkah tegas pemerintah Prabowo Subianto yang menuntut peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan investasi tampaknya berbuah manis. Sebagai konsekuensi dari belum terpenuhinya komitmen tersebut, CEO Apple, Tim Cook, terpantau tidak lagi menyebut nama Indonesia dalam paparan kinerja keuangan Apple pada kuartal III 2024. Hal ini mengindikasikan bahwa Apple tengah menghadapi tekanan yang cukup signifikan akibat kebijakan pemerintah Indonesia. Bos Apple, Tim Cook, disebut-sebut kesal dan tidak lagi menyebut nama Indonesia dalam laporan keuangan terbaru mereka. Yah, dalam paparannya kepada sejumlah investornya, Tim Cook tak lagi menyebut nama Indonesia sebagai negara yang memberikan kontribusi besar dalam penjualan iPhone mereka. Baca Juga: Prabowo Sebut Bahas Ini Itu Dengan Jokowi, Rocky Gerung: Ada Yang Disembunyikan "Kami di Amerika, Eropa, dan wilayah lain di Asia Pasifik mencapai rekor pendapatan pada kuartal […]

Bannet Iklan Mid

Login to enjoy full advantages

Please login or subscribe to continue.

Go Premium!

Enjoy the full advantage of the premium access.

Stop following

Unfollow Cancel

Cancel subscription

Are you sure you want to cancel your subscription? You will lose your Premium access and stored playlists.

Go back Confirm cancellation