Background

Banner Iklan Top

ilustrasi wall street aprichard drew 1 169
trending_flat
Trump Beri Ancaman Baru ke Uni Eropa & Apple, Wall Street Berguguran

[ad_1] Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Amerika Serikat (AS), Wall Street, ambruk berjamaah pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (23/5/2025) setelah Presiden AS Donald Trump akan memberlakukan tarif tinggi untuk produk Eropa dan Apple,Indeks Dow Jones Industrial Average turun 256,02 poin, atau 0,61%, dan ditutup di 41.603,07. Indeks S&P 500 melemah 0,67% dan ditutup di 5.802,82, sementara Nasdaq Composite turun 1% dan berakhir di 18.737,21.Penurunan kemarin memperpanjang kerugian mingguan bursa AS. S&P 500, Dow, dan Nasdaq semuanya mencatat penurunan lebih dari 2% selama seminggu terakhir.Saham Apple turun 3% setelah Trump menulis di Truth Social bahwa iPhone yang dijual di AS harus diproduksi di dalam negeri, dan jika tidak, Apple harus membayar tarif setidaknya 25%.Langkah Trump terhadap Apple ini merupakan serangan pertama terhadap perusahaan tertentu dalam gelombang kebijakan tarifnya tahun ini.Senada dengan AS, bursa saham Eropa juga terpuruk.Indeks Stoxx Europe 600 […]

43e71e54 dc64 4a66 b1e8 a0d2e90f3ce5 169
trending_flat
Wall Street Pesta Pora, Nilai Apple Cs Naik Rp 13.000 T dalam 24 Jam

[ad_1] Jakarta, CNBC Indonesia- Bursa Saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, berpesta pora pada perdagangan Senin (12/5/2025) atau Selasa dini hari waktu Indonesia (13/5/2025). Lonjakan saham ditopang optimisme semakin dekatnya kesepakatan dagang China dan AS.Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1.160,72 poin atau 2,81%, dan ditutup di 42.410,10.Indeks S&P 500 terbang 3,26% menjadi 5.844,19, membukukan kenaikan lebih dari 20% sejak posisi terendah intraday di April ketika pesimisme tarif memuncak. Indeks acuan ini telah memangkas kerugiannya sepanjang tahun menjadi hanya 0,6%.Indeks Nasdaq Composite melesat 4,35% dan ditutup di 18.708,34, seiring kesepakatan awal dengan China mendorong saham teknologi yang terkait dengan negara tersebut - seperti Tesla dan Apple - melonjak. Ini adalah hari terbaik sejak 9 April untuk ketiga indeks utama tersebut.Dikutip dari CNN International, Amerika Serikat dan China sepakat pada hari Senin untuk mengurangi secara drastis tarif atas barang masing-masing selama […]

financial markets wall street 1 169
trending_flat
Kepanikan Wall Street Mulai Reda, Apple Sudah Rugi Rp 10.000 T

[ad_1] Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street mulai membaik dan bergerak beragam pada perdagangan Senin waktu AS  (7/4/2025)atau Selasa dini hari waktu Indonesia (8/4/2025). Penutupan kemarin lebih baik dibandingkan Kamis dan Jumat pekan lalu di mana ketiga indeks Wall Street ambruk berjamaah.Sesi perdagangan berlangsung liar ketika para trader mencoba berspekulasi kapan pasar akan mencapai titik terendah akibat gejolak tarif dari  Presiden AS Donald Trump. Dow Jones bahkan mencatat ayunan poin intraday terbesar yang pernah tercatat.Volume perdagangan juga mencapai level tertinggi dalam setidaknya 18 tahun, dengan sekitar 29 miliar saham diperdagangkan. Angka ini melampaui volume perdagangan Jumat (4/4/2025) sebesar 26,77 miliar saham, serta rata-rata volume perdagangan 10 hari sebesar 16,94 miliar saham.Indeks Dow Jones Industrial Average turun sebesar 349,26 poin, atau 0,91%, dan ditutup di 37.965,60. Indeks dengan 30 saham ini sempat turun lebih dari 1.700 poin […]

image 20230605194229
trending_flat
Wall Street Ditutup Melesat, Ancaman Tarif Angkat Harga Minyak

[ad_1] Rita Nazareth - Bloomberg News Bloomberg, Wall Street bergerak naik pada akhir perdagangan, di mana saham-saham teknologi tertekan menjelang rilis laporan keuangan Apple Inc. Harga minyak naik tipis, sementara mata uang Meksiko dan Kanada merosot karena Presiden Donald Trump akan menindaklanjuti ancamannya untuk mengenakan tarif 25% pada kedua negara itu. Meskipun terjadi penurunan pada saham teknologi di S&P 500, sekitar 80% perusahaan dalam indeks ini menguat. Didorong oleh data yang menunjukkan lonjakan belanja konsumen, saham yang sensitif secara ekonomi di Wall Street seperti saham berkapitalisasi kecil, sebagian besar berkinerja lebih baik. Indeks S&P 500 — yang memberi Target Corp pengaruh yang sama besarnya dengan Nvidia Corp — naik 1%, memicu harapan pasar bullish akan semakin meluas. Semua mata tertuju pada laporan keuangan Apple setelah penutupan pasar. Ini akan membantu mengurangi kekhawatiran terkait "risiko konsentrasi" dari perusahaan-perusahaan teknologi besar yang […]

ilustrasi wall street apj david ake 169
trending_flat
Wall Street Lanjut Ambruk, Investor Lego Saham Nvidia Hingga Apple

[ad_1] Jakarta, CNBC Indonesia - Tren pelemahan sama-saham paling populer di Wall Street berlanjut pada hari Senin waktu setempat, menyebabkan saham di bursa Jepang mengalami hari terburuk, sejak kejatuhan pasar tahun 1987 dan memukul saham teknologi AS.Mengutip Wall Street Journal, indeks saham AS dibuka turun tajam, mengikuti penurunan di pasar internasional, sebelum pulih sedikit usai survei manajer pembelian menunjukkan sektor jasa berkembang sedikit lebih tinggi dari yang diharapkan pada bulan lalu.Nasdaq yang didominasi saham teknologi mengalami penurunan terbesar, yakni 3,4%. Setiap segmen industri di S&P 500 menurun, mendorong indeks secara keseluruhan turun 3%. Semua 30 saham di Dow Jones Industrial Average berakhir lebih rendah dan indeks saham unggulan turun 1.034 poin.Indeks saham kecil Russell 2000, yang bangkit kembali dalam beberapa minggu terakhir, turun 3,3%. Minyak, logam mulia, dan bitcoin turun.Sementara itu, pengukur rasa takut Wall Street, CBOE Volatility Index, atau […]

Bannet Iklan Mid

Login to enjoy full advantages

Please login or subscribe to continue.

Go Premium!

Enjoy the full advantage of the premium access.

Stop following

Unfollow Cancel

Cancel subscription

Are you sure you want to cancel your subscription? You will lose your Premium access and stored playlists.

Go back Confirm cancellation